http://beritadaerah.co.id

Lapor SPT Tahunan Kali Kedua

Sebagai pemilik NPWP alias Nomor Pokok Wajib Pajak rasanya ada yang kurang kalo belum lapor SPT Tahunan. Toh gratis ini.. Kali pertama lapor SPT tahun 2014. Ya, 2 tahun yang lalu, baru sempet ditulis sekarang.😀

Awalnya memang masih bingung. Jadi modal nekat, ijin kantor trus dateng ke KPP Pratama Solo buat lapor. Hari itu udah menjelang batas akhir pelaporan. Untuk mengantisipasi membludaknya pelapor, aula dijadiin tempat pelayanan pelaporan SPT Tahunan.

Aula dah dipenuhi pelapor pajak. Nanya ke petugas di deket pintu masuk langsung dikasih blangko + buku petunjuk pengisian. Katanya ada bagian yang mesti minta ke bagian HRD kantor. Waduh, padahal kantor sendiri gak pernah ngurus-ngurus beginian. Akhirnya iseng nanya lagi, tapi kali ini ke orang yang beda. Dia malah mengangsurkan blangko 1770SS yang lebih simpel. Namanya juga SS (Sangat Sederhana)😀

Di blangko ini kita cuma tinggal ngisi nama, NPWP (standar lah), trus penghasilan, status, PTKP, PKP, harta, ama utang. Udah itu aja. Lain-lain dikosongi, soalnya memang penghasilanku ceritanya masih belum pantes kena pajak😛 Lah, kalo belum kena pajak, kenapa punya NPWP? Soalnya, NPWP itu jadi dulu syarat buat ngurus pinjaman ke bank. Nah itu dia alasannya:mrgreen: Sisanya seperti harta dan kewajiban ngawur, la wong ga ada persiapan😈

Habis itu antre. Ada satu meja panjang dengan banyak petugas yang siap melayani. Tiap petugas ada jalur kursi antrean sendiri. Tinggal pilih mau duduk di jalur yang mana. Petugas ngecek blangko yang dah diisi, dimasukkan datanya ke komputer, cetak bukti penerimaan SPT Tahunan. Sobek sebagian dikasikan ke pelapor. Selesai.

Itu cerita tahun kemarin. Tahun ini kali kedua lapor. Dah mudeng prosedurnya, apa aja yang mesti diisi, jd cepet. Kali ini masih agak sepi, padahal udah tanggal 23 Maret.😕 Pas mau pulang, liat ada komputer berderet di meja panjang. Emang tahun kemarin juga ada, buat lapor SPT online. Pikirku mumpung lagi di sini daftar aja sekalian.💡

Sama petugas dikasih blangko isian standar, tinggal isi. Sebetulnya perlu salinan KTP, tapi karena dah canggih, petugas cuma minta KTP asli buat difoto. Selesai isi blangko, dia input ke komputer, lalu cetak kertas berisi e-FIN. e-FIN ini nanti dipakai buat daftar di laman pajak online.

Setelah itu dituntun sama petugas buat daftar ke laman pajak online. Isi data (nama, nomor ponsel, alamat e-mail, dll), masukin e-FIN, klik daftar. Habis itu buka tab baru, cek e-mail, konfirmasi, login. Jadi dah..😀 Sip, kali lain bisa lapor online aja. Waktu kutanya bukti lapornya nanti gimana, katanya bukti lapor nanti dikirim ke alamat e-mail yang kita isikan waktu daftar tadi.😎

5 thoughts on “Lapor SPT Tahunan Kali Kedua

Ada komen/kritik/saran?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s