Monthly Archives: March 2014

Wadah Baru Osram Halogen Biasa

Udah pada tahu kan bohlam headlight motor saya gosong? 1 Gara-garanya pake bohlam 18/18w padahal standarnya 25/25w. Niatnya pengen terang, tapi kok ga bisa ngebedain ya 😀 Malah akibat AHO jadi gosong dah..

Nah, hari Sabtu beberapa minggu yang lalu, begitu ada kesempatan uang, saya langsung meluncur ke toko onderdil motor di daerah Gemblegan. Nama tokonya Sion. Ramenya bukan main. Kayanya gak ada sepinya deh ni toko.

Awalnya mau beli lampu Philips halogen yang standar. Ternyata gak punya. Akhirnya melipir ke toko di deketnya. Nama tokonya lupa. Ternyata gak jual Philips juga. Daripada balik lagi ke Sion, akire ambil Osram halogen standar.

Wadah osram baru
Wadah osram baru

Loh, kok wadahnya ganti? Sampe saya tanya, apa emang ini wadah keluaran baru. Jawab mbak-e ini emang wadah baru. Bedanya bukan cuma tampak luarnya. Waktu dibuka, di bagian dalam gak ada busa pelindung bohlam. Padahal yang dulu ada. Buat pelindung kaca bohlam dari benturan atau kepegang tangan kotor. Mosok plasu to? Entahlah.. 🙄

Yah sudahlah, ambil dua. Sekalian buat ganti kanan kiri. Sesampainya di rumah langsung ubek2 bagasi motor nyari kardus Osram yang lama. Setelah ketemu baru bisa membandingkan bedanya.

Wadah Osram baru vs lama-1
Wadah Osram baru vs lama-1
Wadah Osram baru vs lama-2
Wadah Osram baru vs lama-2
Wadah Osram baru vs lama-3
Wadah Osram baru vs lama-3
Wadah Osram baru vs lama-4
Wadah Osram baru vs lama-4

Perbedaan yang dapat diamati adalah kardus Osram baru lebih pendek. Di kardus lama ada busa pelindung bohlam, sedangkan di kardus baru gak ada. Di kardus yang baru juga sekarang ada tulisan-tulisan bahasa Thailand dan China (cmiiw).

So, akhirnya lampu motor dah normal lagi. Sekarang, supaya filamen lampu dekatnya awet dan meningkatkan visibilitas juga, kalo siang saya nyalakan saja lampu jauhnya. Kalau malam, baru pake lampu dekat. :mrgreen:

Advertisements

Ini Plasa Ban, Bukan Planet Ban

Kemaren sore nganter istri liat-liat tas di salah satu toko tas di deket perempatan Kartasura. Saya cuma ndomblong aja, la wong gak mudeng tas cewek.

Pas mata lagi jelalatan kok baru nyadar kalo di seberang jalan ada toko ban baru lumayan gede. Namanya Plasa Ban. Seingat saya, toko itu masih baru. Soalnya terakhir kali beli jenang di sebelahnya, toko ban itu belum ada.

Dari seberang jalan keliatan banyak ban ditata di rak berjejer-jejer. Kayanya lagi ada promo juga. Keliatan juga mesin buat isi nitrogennya.

plasa ban kartasura-nursigitify-2-zoom
Zoom in

Di papan namanya tertulis pusat penjualan ban motor segala merek, gratis pasang ban dengan mesin, gratis isi nitrogen. Woh, niat mau nyaingi Planet Ban nih 😀 Nama tokonya juga dimirip-miripin :mrgreen:

Plasa Ban KTS3
Di ujung sana itu perempatan Kartasura

Lokasi tepatnya ada di utara perempatan Kartasura. Jadi kalo dari arah kota Solo via jalan A Yani, sampe traffic light perempatan Kartasura belok kanan arah Colomadu/Bandara. Kalo dari arah Klaten/Semarang/Boyolali di perempatan Kartasura belok kiri. Pelan-pelan aja soale tokonya kurang lebih 200 meter di kanan (timur) jalan.

Plasa Ban KTS4
Kalo laper bisa mampir Semar Kondang

Wah, kayanya lain kali perlu coba ganti ban di situ. Kapan-kapan dah, kayanya ban depan juga dalam waktu dekat bakal minta ganti. 😀

PS: Oh ya, toko jenang di sebelahnya itu jual jenang lumayan lengkap lo, kalo gak kehabisan :mrgreen:

Penutupan Semua Thread Kaskus Regional Solo

Wow.. Baru kali ini nemu peristiwa beginian di Kaskus. Thread satu regional Solo di-lock. Ternyata ini bentuk solidaritas Kaskuser Solo terhadap masalah di Kaskus regional Bekasi.

http://www.kaskus.co.id/forum/160/solo
http://www.kaskus.co.id/forum/160/solo

Penyebabnya ada di sini (klik untuk memperbesar).

http://www.kaskus.co.id/show_post/5327b8d9118b46bc648b4678/1/solidaritas-regional-penutupan-semua-thread-di-regional-solo
http://www.kaskus.co.id/show_post/5327b8d9118b46bc648b4678/1/solidaritas-regional-penutupan-semua-thread-di-regional-solo

Dukungan ternyata tidak hanya datang dari regional Solo, tapi dari banyak regional lainnya.

http://www.kaskus.co.id/thread/5327b6a75ccb179c12000138
http://www.kaskus.co.id/thread/5327b6a75ccb179c12000138

Dan admin Kaskus sendiri sudah menanggapi seperti ini.

http://www.kaskus.co.id/show_post/5327eef4a3cb17560e8b468e/1294/-
http://www.kaskus.co.id/show_post/5327eef4a3cb17560e8b468e/1294/-

 

Catatan Buat Pengguna Bahan Bakar Premium

Sebagian besar pengendara kendaraan bermotor di Indonesia adalah konsumen bahan bakar Premium yang jelas paling murah karena disubsidi. Mulai orang yang ekonominya kekurangan dan pas-pasan sampai orang-orang kaya yang gak tahu malu. 😳

Sumber: pesatnews.com

Gak masalah kalau kompresi kendaraannya memang minta Premium. Tapi runyam kalo orang yang tahunya cuma bisa beli lalu pakai tanpa kenal kendaraannya lebih dalam. Misalnya kompresi kendaraan yang tentu berhubungan dengan jenis bahan bakar yang harus dikonsumsi. 1

Risiko penggunaan Premium di kendaraan berkompresi tinggi dalam jangka panjang dapat merusak mesin. Hal ini terkait dengan terjadinya pembakaran yang tidak sesuai timing pengapian.

Selain itu, seperti yang sudah diuji coba oleh Mas Majid 2, penggunaan Premium membuat ruang bakar menjadi berkerak. Hal ini juga berefek jangka panjang negatif ke mesin.

Sumber: cicakkreatip.com

Nah, kemarin kebetulan jalan-jalan ke otosia.com dan menemukan kiat untuk meminimalkan (ingat, bukan mencegah/menghilangkan sama sekali) kerak di ruang bakar. Caranya adalah dengan mengendarai kendaraan pada kecepatan minimal 40 kpj.

“Premiun gak sepanas pertamax, makanya cara pakainya gak bisa pelan. Pakai (motor) 40, 60, 80 km/jam. Kalau di bawah itu, pembakaran tidak sempurna, lalu timbul kotoran,” urai Tri Yuswidjajanto dari Laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulasi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada seminar mesin injeksi Yamaha di Yamaha DDS Cempaka putih, baru-baru ini 3.

Kalau ada yang tahu produk GMO Oil Booster, beliau ini juga menjabat sebagai Direktur Teknik PT GMO Asia.

Jadi, untuk pemakai setia Premium, tidak ada salahnya mencoba kiat di atas. Tentu akan lebih baik lagi jika secara berkala kendaraan diservis besar untuk diperiksa dan dibersihkan ruang bakarnya.

Dan sungguh akan jauh lebih baik jika anda bisa menyesuaikan kompresi kendaraan dan tingkat hidup anda dengan bahan bakar yang digunakan di kendaraan. Mosok bisa beli mobil/motor mahal/mewah, minumnya Premium :mrgreen:

Oh ya, dengan canggihnya teknologi masa kini, beberapa kendaraan (motor) dengan kompresi tinggi yang tidak sebaiknya nenggak Premium bisa diatur supaya ‘Premium ready’ 4 5. Apa gak hebat tuh?! 👿

Sumber: gilamotor.com