DSC05973

Hujan Abu Gunung Kelud

Awal mendengar letusan Kelud, saya pikir itu cuma latihan perang-perangan di lapangan Kopassus. Maklum, perumahan bersebelahan pas dengan lapangan Kopassus, Kartasura.

Pada dentuman pertama, jendela dan pintu sampe bergetar. Setelah itu, ada beberapa kali dentuman berturut-turut. Istri saya yg mau tidur sempet takut, tapi saya tenangin. Saya bilang kalau Kopassus lagi latihan ngebom.

Baru ngeh setelah sms adik masuk mengabarkan Kelud erupsi. Saluran tivi langsung dialihkan dari Kompas TV ke Metro TV. Dan ternyata benar, Kelud sudah erupsi.

Keesokan paginya, semua sudah tertutup abu. Daun-daun tanaman merunduk. Saya heran, kok bisa tiba-tiba layu. Setelah saya ketok, abunya jatuh, daunnya bisa tegak lagi. Ternyata keberatan abu vulkanik.😀

Kantor istri saya sudah menyatakan mengijinkan karyawannya untuk tidak masuk sejak pagi-pagi sekali. Sementara kantor saya baru pukul 8 lebih mengonfirmasi kalau hari itu kantor diliburkan. Kasihan juga teman-teman yang sudah telanjur berangkat.🙄

Beberapa tetangga lalu menyapu abu di jalanan. Katanya sih supaya jalan tidak becek kalau hujan nanti turun. Selain itu, ada juga yang mewadahi di karung. Katanya bisa buat nanam tanaman, kan bisa menyuburkan. Sebagian lagi diurug ke pohon-pohon di pinggir jalan biar subur.

Saat agak siang, terdengar lagi suara-suara seperti semalam. Seorang tetangga kemudian melihat langit di sebelah selatan menggelap. Karena cuaca gelap itu mendekat, semua berhamburan masuk rumah. Benar, tak lama angin kencang menghembus.

Setelah angin lewat, gerimis sempat mengguyur walaupun tak lama.  Cukuplah buat sedikit mengusir abu yang menumpuk.

Seharian gak keluar rumah. Sarapan cukup beli sayur dan lauk di tetangga. Makan malam bikin mi instan saja karena malas keluar. Keluar agak jauh cuma untuk salat Jumat. Itupun sambil merem melek matanya. Soalnya walaupun sudah tidak hujan abu, partikel-partikelnya di udara masih bikin mata perih.

Sampai hari ini, motor masih belum dicuci, lantai pun belum dipel. Tanggung, daripada nanti kena abu lagi😀

 

31 thoughts on “Hujan Abu Gunung Kelud

Ada komen/kritik/saran?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s