Image00020

Elf MOTO 4 hp eco: Merek Prancis, Buatan Singapura, Diimpor Malaysia

Update kembali mengenai oli mesin. Setelah menjajal oli buatan anak bangsa, kali ini saya coba oli yang agak jarang terdengar, yaitu oli Elf MOTO 4 hp eco. Kenapa saya tulis judul seperti di atas? Karena di botolnya tertulis seperti itu:

Photobucket

Oli ini saya beli dengan harga 50 ribu di toko Sentral Oli dekat SMA Muhammadiyah 2 Solo. Kata engkoh yang jual, oli ini bagus, setara dengan Repsol Sintetico yg dia jual seharga 70 ribu. Baidewai, harga 50 ribu itu harga diskon karena seharusnya harganya 55 rb.

Spesifikasi:

PHYSICAL-CHEMICAL PROPERTIES MOTO 4 HP ECO 10W40

  • Density at 15°C (ASTM 1298) 0.870
  • OC flash point (ASTM D 93) 212 °C
  • Kinematic viscosity at 40°C (ASTM D 445) 90.94 mm2 /s
  • Kinematic viscosity at 100°C (ASTM D 445) 13.7 mm2 /s
  • Viscosity index (ASTM D 2270) 153
  • Sulfated ash content (ASTM D 874) 0.82 by weight
  • Pour point (ASTM D97) -33 °C

AFAQ ISO 9001 CERTIFICATION number 1993/900c

Berikut ini penampakannya:

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Bersamaan dengan ganti oli ini (km 15.432,2), saya juga mengganti filter oli, serta membersihkan oil sump filter atau saringan oli berupa kawat kasa. Diharapkan dapat meminimalkan tercampurnya oli baru dengan sisa2 oli lama.

FYI, New Shogun 125 ini memiliki dua macam filter oli, berupa saringan kertas dan saringan kawat.

Review sejak awal diisikan hingga 100 km lebih:

  • Mudah menyalakan motor di pagi hari
  • Performa di jalan hampir sama dengan Enduro Racing, bedanya tarikan agak berat sedikit (mungkin karena masih baru)
  • Baunya gak wangi. Klo dicium langsung dari botol, baunya gak enak banget.. (kurang kerjaan)
  • Warnanya masih kuning cerah
Review setelah 300 km lebih:
  • Menyalakan motor pagi hari masih tokcer
  • Tarikan dah lebih enteng
  • Warna sudah mulai agak gelap (belum terlalu kentara juga sih)

Review setelah melewati 1500 km:

  • Warna sudah gelap, tapi jika diamati masih sedikit terlihat warna asli olinya (kuning)
  • Tarikan masih sama.
  • Menyalakan motor pagi hari masih oke. Tapi berhubung cuaca di Solo sekarang sedang dingin kalo pagi, jadi pertama harus tetap pake choke atau gas agak dibuka. Kalo gak gitu, belum bisa idle, gampang mati. Begitu juga klo ditinggal di luar agak lama kondisi udara dingin.
  • Entah kenapa yang tadinya oper persneling dari gigi 1 ke 2 sering bunyi ‘bletak’ kalo gak pas rpm-nya (udah penyakit dari awal beli), sekarang jadi lebih halus. Entah karena faktor oli, atau faktor lainnya😀

Review menjelang akhir pemakaian, yaitu 1900an km:

  • Perasaan udah ga enak dipakenya. Mungkin pengaruh efek psikologis juga karena mendekati masa pergantian oli. Terus terang aja, saya hampir gak pernah dan gak berani pake oli sampai 2.000 km atau lebih.
  • Suara mesin menurut saya lebih kasar dibanding sebelumnya.

Akhirnya perjalanan bersama oli ini tuntas sudah. Penggantian oli berikutnya saya pake oli AHM SPX1 Repsol Edition API SJ SAE 10w-30, oli encer kolaborasi Honda, Repsol, dan Federal.1

Sekilas info harga oli:

Pada saat membeli oli ini tanggal 27 Mei 2012, saya juga menanyakan harga beberapa oli merk lain. Hasilnya:

  • Shell Advance AX7 API SJ JASO MA2 SAE 10W-40 : 46.000
  • Pertamina Enduro Racing 4T API SJ JASO MA2 SAE 10W-40 : 42.500
  • Idemitsu Eco Touring SAE 10W-40 : 42.000
  • Repsol Sintetico SAE 10W-40 : 70.000

Cuma itu yg saya dapet. Gak enak juga nanya2 terus ;D

7 thoughts on “Elf MOTO 4 hp eco: Merek Prancis, Buatan Singapura, Diimpor Malaysia

  1. wah …

    oli itui jangan disejajarin dengan Enduro Racing Bro . Spek kalah telak ma buatan negara kita. Lihat saja speknya . Yang buatan singapura baru SH . Sedangkan punya kita SJ . Ingat , belakang huruf S nya . yang satu H dan punya kita J yang artinya semakin jauh dari A semakin baik 🙂

  2. wajar bro kalo oli import mahal, mungkin di sana 20 rebuan, di masukin sini jadi 40 rebuan, kanpedagang juga cari makan dengan untung, di tambah lagi masyarakat mari sukanya yang berbau import, makanya kadang barang import di agung2kan, tapi ya ane memaklumi, barang asli dalem negeri banyak palsunya, kalo import kan rada susah, wkwkwkw

    oh iya, cuma saran aja, motor jepang yang di utamain sertifikat jasonya aja dulu, baru API, soalnya sertifikat jaso kan di buat pemerintah sana demi melindungi motor buatan jepang sendiri

    jadicari jaso dulu, ada ma, ma1, ma2, nah pilih ma2, kalo ada ma3 ya ma3, kalo matic yang MB

    habis itu cari APInya, biasanya API perbedaanya ga terlalu jauh, misalkan SJ sama SL, walaupun SL lebih baik, tapi SJ ga kalah baiknya, tapi kalo SL vs SH, jauh bro, kan uda loncat 1 step

    kalo udah, baru viskositasnya, pilih yang sesuai anjuran pabrik, biasanya ada rangenya, tinggal pinter pinternya kita,

    kalo mau pelumasan sempurna, cari yang encer, biar bisa masuk dan membersihkan sela sela dengan mudah, cuma biasanya semakin encer, semakin cepet panas, semakin cepet berkurang volumenya, jadi kalo jalan macet, cari yang lebih kentel mas bro, kalo tinggal di kota kecil atau kampung yang encer aja

Ada komen/kritik/saran?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s